Jurnal Ilmiah Telaah
Vol 10, No 2: July 2025

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK BERMUATAN KEARIFAN LOKAL SUKU SASAK DENGAN MEDIA FILM PENDEK PADA SISWA KELAS XI MA RAUDLATUTTHOLIBIN NW PAOKMOTONG

Syakur, Ahmad Abdan (Unknown)
Purnawarman, Purnawarman (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2025

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek bermuatan kearifan lokal Suku Sasak dengan media film pendek pada siswa kelas XI MA Raudlatuttholibin NW Paokmotong. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan evaluasi, serta tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Raudlatuttholibin NW Paokmotong. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perbedaan antara siklus I dan siklus II terletak pada sarana dan prasarana serta langkah-langkah pembelajaran. Langkah pembelajaran yang dilakukan pada siklus I belum maksimal dan dioptimalkan pada siklus II.Hasil akhir kemampuan menulis cerita pendek pada siklus I, 16,5% siswa mendapat nilai sangat baik, 18,5% mendapat nilai baik, 62.5% mendapat nilai cukup, dan 12,5% mendapat nilai kurang. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan yaitu 73% siswa memperoleh nilai sangat baik dan 27% memperoleh nilai baik. Kearifan lokal suku Sasak yang termuat dalam cerpen siswa pada siklus I dan II yaitu saling jot/saling perasaq, saling sapaq, dan saling peliwat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerita pendek bermuatan kearifan lokal suku Sasak pada siswa kelas XI MA Raudlatuttholibin NW Paokmotong mengalami peningkatan. Abstract: This research aims to improve the ability to write short stories containing local wisdom of the Sasak Tribe using short films as a medium for class XI MA Raudlatuttholibin NW Paok cut students. This research is classroom action research which lasted for two cycles. Each cycle consists of four stages, namely the planning stage, implementation stage, observation and evaluation stage, and reflection stage. The subjects in this research were class XI students at MA Raudlatuttholibin NW Paok cut. Data collection was carried out by interviews, observation and documentation. The difference between cycle I and cycle II lies in the facilities and infrastructure as well as the learning steps. The learning steps carried out in cycle I were not optimal and were optimized in cycle II.The final results of the ability to write short stories in cycle I, 16.5% of students got a very good score, 18.5% got a good score, 62.5% got a fair score, and 12.5% got a poor score. In cycle II there was a significant increase, namely 73% of students got very good grades and 27% got good grades. The local wisdom of the Sasak tribe contained in the students' short stories in cycle I and II is mutual jot/mutual affection, greeting each other, and passing each other. Based on the results of this research, it can be concluded that the ability to write short stories containing local wisdom of the Sasak tribe in class.                              

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

telaah

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil ...