Kawasan Stasiun Juanda merupakan kawasan strategis yang mempunyai peran penting sebagai titik konektivitas antar moda transportasi umum di Jakarta. Hal ini menjadikan kawasan Stasiun Juanda berpotensi dikembangkan menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD). Intensitas aktivitas yang sering mengalami peningkatan di sekitar stasiun ini menimbulkan berbagai permasalahan terkait dengan sirkulasi pejalan kaki serta kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk atau ketika ada acara besar di sekitarnya. Prinsip permeabilitas sebagai salah satu prinsip dari pendekatan arsitektur kontekstual menjadi prinsip utama yang diterapkan dalam perancangan mixed-use yang terdiri dari transit hub, apartemen, dan kantor di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Juanda. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan prinsip permeabilitas dalam menciptakan konektivitas dan sirkulasi yang baik antara bangunan, ruang publik, dan moda transportasi.
Copyrights © 2025