Tindakan pembedahan untuk membantu mengeluarkan bayi pada ibu hamil disebut sectio caesarea. Sectio caesarea merupakan tindakan yang dilakukan oleh dokter bedah kandungan. Prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan pada perut ibu untuk membantu mengeluarkan bayi. Salah satu komplikasi akibat sectio caesarea yakni nyeri. Hampir seluruh pasien yang menjalani operasi elektif merasakan nyeri post operasi sehingga menyebabkan banyaknya kasus nyeri kronis serta ketidakpuasan terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kombinasi Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Terapi relaksasi Nafas Dalam pada Pasien Post Sectio caesarea di RSI Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan quasi-eksperimental design dengan two group pre-test and post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, berjumlah 66 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Lembar SOP dan alat ukur nyeri numeric rating scale. Analisis data menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian ini yaitu mayoritas responden sebelum dilakukan intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol mengalami nyeri sedang dan setelah dilakukan intervensi terjadi penurunan skala nyeri pada kelompok intervensi menjadi nyeri ringan sedangkan pada kelompok kontrol paling banyak mengalami nyeri sedang. Hal ini menunjukan adanya penurunan skala nyeri yang signifikan pada kelompok intervensi setelah dilakukan kombinasi terapi relaksasi.
Copyrights © 2025