Inovasi pengajaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, tantangan seperti keterbatasan profesionalisme guru dan kurangnya strategi pengajaran yang efektif sering kali menghambat inovasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran supervisi berbasis coaching dan refleksi dalam mendorong inovasi pengajaran di SMA Negeri 3 Pekanbaru. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, melibatkan guru dan kepala sekolah sebagai partisipan utama. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi berbasis coaching membantu guru dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kreatif, sedangkan refleksi sistematis memungkinkan mereka untuk mengevaluasi serta memperbaiki praktik pengajaran secara berkelanjutan. Kombinasi kedua pendekatan ini menghasilkan inovasi pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, penerapan supervisi berbasis coaching dan refleksi direkomendasikan secara lebih luas guna meningkatkan kualitas pendidikan di SMA.
Copyrights © 2025