SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 5 No. 2 (2025)

PBL DENGAN DIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA DI KELAS XI SMA

Adriana, Orin (Unknown)
Sari, Diah Kartika (Unknown)
Martusyilia, Revy (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2025

Abstract

This study aims to improve students' learning outcomes on the topic of salt hydrolysis through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model with a differentiated instruction approach. The focus of the study is to accommodate students' varying levels of learning readiness through process and content differentiation, designed based on initial assessment results. This classroom action research was conducted in two cycles in class XI.4 of SMAN 1 Palembang, involving 39 students during the 2024/2025 academic year. Each cycle consisted of four stages: planning, action implementation, observation, and reflection, following the Kemmis & McTaggart model. The instruments used included student worksheets (LKPD) as formative assessments and summative tests to evaluate learning outcomes. The results show that the application of PBL with a differentiated approach successfully enhanced students’ academic performance. In the pre-cycle stage, five students had not yet achieved the minimum mastery criteria (KKM). After implementing process differentiation in cycle I, student mastery improved significantly, although one student remained below the threshold. Subsequently, content differentiation was applied in cycle II, resulting in all students achieving mastery. The average score increased from 92.46 in cycle I to 96.75 in cycle II. Thus, a differentiated approach based on initial assessments proved effective in enhancing students’ learning outcomes more equitably and optimally. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis garam melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan diferensiasi. Fokus penelitian ini adalah mengakomodasi perbedaan kesiapan belajar peserta didik melalui diferensiasi proses dan konten, yang dirancang berdasarkan hasil asesmen awal. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus di kelas XI.4 SMAN 1 Palembang dengan jumlah peserta didik sebanyak 39 orang pada tahun ajaran 2024/2025. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, mengacu pada model Kemmis & McTaggart. Instrumen yang digunakan mencakup Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai asesmen formatif dan tes sumatif untuk mengukur capaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dengan pendekatan diferensiasi mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada tahap prasiklus, sebanyak 5 peserta didik belum mencapai ketuntasan belajar sesuai KKM. Setelah diterapkan diferensiasi proses pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat secara signifikan, meskipun masih terdapat satu peserta didik yang belum tuntas. Kemudian, setelah diterapkan diferensiasi konten pada siklus II, seluruh peserta didik mencapai ketuntasan belajar. Rata-rata nilai meningkat dari 92,46 pada siklus I menjadi 96,75 pada siklus II. Dengan demikian, pendekatan diferensiasi yang dirancang berdasarkan hasil asesmen awal terbukti efektif dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar secara merata dan optimal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

science

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ...