Penelitian kualitatif ini menganalisis interaksi sosial terhadap tantangan belajar 4 peserta didik disabilitas sensorik netra kelas 8 di MTs LB/A Yaketunis, Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan interaksi sosial penting bagi perkembangan kognitif dan akademik peserta didik, namun mereka menghadapi tantangan seperti kesulitan berkomunikasi, keterbatasan akses materi, dan kurangnya kepercayaan diri. Tantangan ini dipengaruhi faktor internal (psikologis dan fisiologis) dan eksternal (lingkungan). Penelitian ini mengidentifikasi metode pembelajaran yang dapat diterapkan, seperti proyek, penyelesaian masalah, ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, pemberian tugas, dan latihan siap. Disarankan untuk meningkatkan dukungan, menyediakan fasilitas yang mudah diakses, menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi, dan melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025