Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana latihan pliometrik berdampak pada peningkatan lompatan vertikal pemain bertahan di SSB Putra Surabaya. Kemampuan lompatan vertikal sangat penting dalam sepak bola, terutama bagi pemain bertahan dalam memenangkan duel udara dan menghalau bola. Penelitian ini memanfaatkan pre-eksperimen dengan desain satu grup. Pemain bertahan dalam tim berusia 13-16 tahun dengan jumlah 21 atlet, yang melakukan latihan pliometrik tiga kali seminggu selama enam minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan meningkatkan tingkat lompatan vertikal secara signifikan. Dengan rata-rata meningkat dari 49,71 cm menjadi 57,71 cm (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa latihan pliometrik dapat meningkatkan daya ledak otot dan kemampuan atletik pemain bertahan. Oleh karena itu, latihan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara sistematis dalam program latihan guna meningkatkan kualitas permainan pemain sepak bola. Kata kunci: Latihan Pliometrik, Tinggi Lompatan Vertikal, Daya Ledak Otot, Sepak Bola.
Copyrights © 2025