Penelitian ini mengeksplorasi perubahan nilai budaya yang disebabkan oleh pengaruh media sosial di komunitas rural dengan menerapkan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana media sosial digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat rural, mengidentifikasi perubahan pada nilai-nilai budaya tradisional, serta menganalisis proses transformasi nilai dan dampaknya terhadap identitas serta pola interaksi sosial. Tinjauan terhadap berbagai sumber literatur terbaru menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai agen perubahan yang mempercepat akses terhadap nilai-nilai budaya baru, mengakibatkan pergeseran dari nilai-nilai kolektif menuju individualisme, dan memicu fragmentasi identitas budaya, terutama di kalangan generasi muda. Namun, media sosial juga memberikan peluang untuk pelestarian dan promosi budaya lokal dengan cara yang inovatif. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi adaptif yang menggabungkan pemanfaatan media sosial dengan upaya pelestarian budaya tradisional, sehingga komunitas rural dapat menjaga identitas budaya mereka sambil beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan literasi digital dan pelestarian budaya di tengah transformasi sosial yang terjadi akibat digitalisasi.
Copyrights © 2025