Remaja merupakan masa peralihan dari anak ke dewasa yang memerlukan perhatian khusus untuk pencarian identitas diri, eksplorasi, dan eksperimentasi berbagai peran sosialnya. Masa remaja merupakan salah satu masa yang rentan terhadap kejadian stres. Stres merupakan perasaan ketidaksesuaian individu ketika berinteraksi dengan lingkungannya baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Kondisi stres ini juga bisa dirasakan oleh remaja yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren atau yang disebut dengan santri. Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stres baik itu faktor internal maupun eksterna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres pada Santri di Pondok pesantren Darussalam Kamal. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dan jumlah sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 55 responden dengan menggunakan Instrumen berupa kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu uji Spearman's rho. Hasil: Adanya hubungan dukungan emosional teman sebaya dengan tingkat stres pada santri di Pondok pesantren Darussalam Kamal. adanya hubungan lingkungan dengan tingkat stres pada santri di Pondok pesantren Darussalam Kamal (p-value =0.005) dan adanya hubungan penyusuaian diri dengan tingkat stres pada santri dan santriwati di Pondok pesantren Darussalam Kamal. Kesimpulannya adanya hubungan dukungan emosional teman sebaya, lingkungan dan penyusuayan diri dengan tingkat stres pada santri dan santriwati di Pondok pesantren Darussalam Kamal.
Copyrights © 2025