Jurnal Interprof
Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Interprof, Juni

SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA LUBUKLINGGAU

Maya, Sri (Unknown)
Nuraini, Betti (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2018

Abstract

Semangat kerja adalah salah satu isu sentral dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Hal ini telah banyak menarik perhatian Peneliti bidang MSDM untuk melakukan diskusi dan kajian-kajian ilmiah. Membahas masalah semangat kerja perlu diawali dengan memahami pengertian semangat kerja itu sendiri. Pratiwi (2013:8) mengatakan, semangat kerja adalah sikap individu dalam bekerja yang menunjukkan rasa kegairahan, antusias, bertanggung jawab, dan komitmen dalam melaksanakan tugas agar mencapai tujuan organisasi. Pemerintah sebagai otorisasi tertinggi dalam mengelola Negara diharapkan mampu menjadikan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Oleh karena itu, upaya perbaikan kualitas pegawainya menjadi sangat penting. Tinggi rendahnya semangat kerja pegawai menjadi salah satu kunci tercapainya cita-cita tersebut. Hasil pengamatan awal tersebut bertolak belakang dengan berita, opini, hasil penelitian atau sejenisnya yang berkembang di kalangan masyarakat luas yang mengatakan : Pegawai yang bekerja di Instansi Pemerintahan kental dengan nuansa mangkir, datang terlambat, acuh tak acuh terhadap pekerjaannya dan lain sebagainya. Potret buram kinerja dan perilaku pegawai di Instansi Pemerintah ini diperparah lagi dengan semakin meningkatnya pelanggaran etika, disiplin dan pelanggaran hukum/ pidana yang terjadi di tengah masyarakat. Sering terdengar di media cetak dan elektronik di mana ada oknum pegawai di Instansi Pemerintah yang tertangkap tengah “mangkir”/ “mbolos” kerja, oknum pegawai Instansi Pemerintah yang ketahuan tengah melakukan perselingkuhan sesama. Proses pembinaan semangat kerja pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Lubuklinggau sudah terbilang baik, akan tetapi masih perlu ditingkatkan lagi usaha untuk meningkatkan semangat kerja. Strategi peningkatan semangat kerja pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Lubuklinggau telah terlaksana, akan tetapi masih perlu usaha agar pegawai merasa bersemangat dalam bekerja. Kualifikasi semangat kerja di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Lubuklinggau terbilang baik, akan tetapi masih perlu pelengkapan fasilitas (sarana dan prsarana) yang masih kurang

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

interprof

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal ini dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, pengkajian, dan pengembangan mengenai isu ekonomi, manajemen, dan bisnis. Situs Jurnal Media Ekonomi menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis, berskala nasional, dan sumber referensi bagi akademisi. ...