Artikel ini membahas konsep tabayyun sebagai cara untuk menangkal berita hoaks, sesuai dengan Q.S al-Hujurat/49: 6. Metode tahlili digunakan untuk menjelaskan sikap tabayyun terhadap berita dari orang fasik. Pokok-pokok yang dibahas meliputi hakikat tabayyun dalam al-Qur’an, definisi fasik, dan penerapan konsep tabayyun dalam menangkal hoaks di era modern. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan tafsir, menggunakan metode tahlili untuk menganalisis data dari sumber pustaka seperti tafsir, buku, jurnal, dan majalah. Hasilnya menyoroti pentingnya tabayyun dalam menghadapi hoaks, dengan contoh-contoh dari media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, Telegram, dan Twitter.
Copyrights © 2024