LATAR BELAKANG: Osteoarthritis (OA) lutut pada lansia merupakan penyakit degeneratif dimana sendi lutut mengalami peradangan yang menimbulkan gejala nyeri, krepitasi, pembengkakan sendi, kekakuan sendi, menurunnya fungsi sendi, keterbatasan lingkup gerak sendi. Hal tersebut dapat menyebabkan penurunan aktivitas fungsional pada pasien penderita osteoarthritis lansia. Salah satu intervensi fisioterapi yang dapat diberikan pada pasien osteoarthritis lutut lansia yaitu terapi latihan Thai Wand Exercise dan Strengthening Exercise. TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian Thai Wand Exercise dan Strengthening Exercise terhadap aktivitas fungsional dengan osteoarthritis pada lansia. METODE: Jenis penelitian quasi eksperimental dengan desin penelitian two group pre and post test. Teknik pengambilan data purposive sampling sejumlah 20 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok 1 Thai Wand Exercise sebanyak 10 responden dan kelompok 2 Strengthening Exercise sebanyak 10 responden. Alat ukur yang digunakan untuk menilai aktivitas fungsional yaitu kuesioner WOMAC. HASIL PENELITIAN: Hasil uji beda pengaruh t-independent menunjukan nili sig.(2 tailed) 0,135 > 0,05 yang berarti data tidak perbedaan pengaruh signifikan. KESIMPULAN: Tidak ada perbedaan pengaruh antara kelompok Thai Wand Exercise dan Strengthening Exercise terhadap aktivitas fungsional dengan osteoarthritis pada lansia.
Copyrights © 2024