Mengatasi masalah pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan yaitu mengumpulkan sampah, membawanya ke tempat pembuangan sampah, dan membuangnya di TPA tidak menyelesaikan masalah sampah domestik yang berasal dari rumah tangga. Dengan jumlah sampah tertinggi, rumah tangga harus dapat mengurangi volume jumlah sampah yang dibuang di TPS dan TPA. Partisipasi aktif dari masyarakat adalah suatu keharusan dalam pengelolaan sampah. Masyarakat perlu mengetahui cara memilah sampah dan mampu melakukannya. Masalah sampah ini juga dihadapi di desa-desa pada Kecamatan Langsa Kota, oleh karenanya kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan memilah sampah dari jenis organik, anorganik dan B3 agar sampah yang masih bisa dimanfaatkan dengan pendekatan 3R tidak harus dibuang ke TPS/TPA. Metode pelaksanaan pada pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan dan penguatan kapasitas dengan cara mengedukasi wakil dari 10 desa yang ada di Kecamatan Langsa Kota.Target luaran dari pengabdian ini adalah masyarakat terlatih dalam memilah sampah dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat upaya sehingga jumlah sampah yang dibuang ke TPS menjadi berkurang dengan cara dikumpulkan untuk dijual atau dibuat kreasi yang bernilai ekonomi sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Copyrights © 2025