Merkuri (Hg) merupakan salah satu logam berat yang diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan maupun lingkungan karena sifatnya yang toksik dan bioakumulatif. Pencemaraan merkuri di area pertambangan emas hasil aktivitas manusia adalah suatu kondisi yang dapat mengancam ekosistem sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri potensial pendegradasi merkuri sebagai kandidat bioremediasi. Sampel diisolasi dari air sungai dan sedimen pada beberapa lokasi di Pongkor, bogor (Jawa barat). Hasil karakterisasi dan uji toksisitas dalam media HgCl2 menunjukkan bahwa keenam isolat yang diambil dari Air sungai 1(AS1), Air sungai (AS3),Sedimen Sungai 1 (SS1) air sungai 2 (AS2), sedimen sungai 2 (SS2) dan sedimen sungai 3 (SS3) memperlihatkan karakteristik yang beragam dari 2 golongan bakteri yaitu Gram positif dan Gram negatif. Uji toksisitas terhadap merkuri dalam media HgCl2 menunjukkan bahwa secara keseluruhan kelompok bakteri tersebut mampu bertahan dalam media pertumbuhan yang mengandung HgCl2 hingga 70 ppm. Kemampuan untuk tetap tumbuh dari bakteri tersebut diduga karena adanya aktivitas enzim merkuri reduktase (MerA ) atau (MerB) yang berperan dalam mengubah ion Hg2+menjadi Hg0. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dalam pengembangan pengolahan limbah merkuri di lingkungan yang aman dan efektif.
Copyrights © 2025