Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi Wartawan Kota Bandung terhadap kekerasan wartawan saat meliput berita. Landasan penelitian ini berpijak pada konsep fenomenologi persepsi dengan menggunakan paradigma kontrukvitisme serta jenis data kualitatif yang disajikan dalam bentuk data atau kata dan perolehan data kualitatif yang didapatkan dari hasil wawancara dengan wartawan Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekerasan terhadap wartawan, baik fisik, mental, maupun dalam bentuk intimidasi dan perampasan alat jurnalistik, merupakan tindakan kejahatan yang tidak dapat dibenarkan, terutama bila menghambat hak wartawan untuk menginformasikan publik.
Copyrights © 2025