Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis santri dalam proses pembelajaran di Pondok Pesantren Hudaya Sukopuro Jombang. Masalah tersebut berdampak pada kurang optimalnya pemahaman santri terhadap materi keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode musyawarah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis santri. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode musyawarah efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis santri, ditunjukkan dengan meningkatnya partisipasi aktif, kemampuan menyampaikan pendapat, serta kemampuan mengevaluasi dan mengambil kesimpulan secara logis, kritis dan terstruktur.
Copyrights © 2025