Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni

Kearifan Lokal Dan Multikulturalisme Dalam Dakwah Nusantara: Revitalisasi Nilai Lokal Dalam Merespons Globalisasi

Edwin Pebriyanto (Unknown)
Ali Hasan Siswanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2025

Abstract

Dalam konteks masyarakat yang sangat majemuk secara etnis, budaya, dan agama, dakwah menghadapi tantangan besar dari arus globalisasi yang cenderung menyeragamkan nilai-nilai keagamaan dan mengikis tradisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai kearifan lokal diintegrasikan ke dalam praktik dakwah guna membentuk pendekatan yang lebih inklusif, kontekstual, dan efektif dalam menjangkau masyarakat multikultur. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi lapangan, penelitian dilakukan di beberapa wilayah yang memiliki keragaman budaya tinggi, seperti Bali dan Lombok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah yang memanfaatkan unsur budaya local seperti bahasa daerah, simbol adat, dan seni tradisional mampu memperkuat kohesi sosial, memperluas jangkauan dakwah, dan membentuk identitas keislaman yang ramah terhadap keberagaman. Di sisi lain, muncul pula tantangan dari kelompok puritan yang menolak pendekatan budaya lokal dalam dakwah. Oleh karena itu, revitalisasi nilai-nilai lokal dalam dakwah tidak hanya berfungsi sebagai strategi komunikasi, tetapi juga sebagai upaya dekolonisasi cara beragama yang terlalu sentralistik dan tidak kontekstual. Artikel ini merekomendasikan pentingnya penguatan kapasitas dai lokal, dukungan kebijakan keagamaan yang multikultural, serta pendekatan dakwah berbasis komunitas untuk menjaga harmoni sosial di tengah dinamika global.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

menulis

Publisher

Subject

Other

Description

Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan ...