Kinerja lembaga dakwah sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan yang dijalankan. Dalam praktiknya, masih ditemukan kelembagaan dakwah yang mengalami stagnasi karena kepemimpinan yang kurang adaptif dan tidak sesuai dengan karakteristik anggota maupun tantangan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori kepemimpinan Path–Goal sebagai pendekatan strategis dalam meningkatkan kinerja lembaga dakwah. Metode yang digunakan adalah library research dengan mengkaji literatur-literatur ilmiah yang relevan. Teori Path–Goal menekankan pentingnya pemimpin dalam menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan kondisi bawahannya dan situasi organisasi melalui empat pendekatan: direktif, suportif, partisipatif, dan berorientasi prestasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teori ini dapat meningkatkan kejelasan arah kerja, motivasi anggota, kualitas pengambilan keputusan, serta pencapaian target dakwah secara lebih terstruktur dan profesional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori Path–Goal merupakan model kepemimpinan yang ideal untuk diterapkan di lembaga dakwah karena fleksibel dan sesuai dengan nilai-nilai partisipatif serta orientasi hasil. Penelitian lanjutan secara empiris masih diperlukan untuk menguji efektivitas teori ini di berbagai tipe organisasi dakwah.
Copyrights © 2025