Studi ini bertujuan untuk membandingkan dan menganalisis penafsiran kata Ar-Rahman dalam Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab dan Tafsir Ibnu Katsir karya Ibnu Katsir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan memeriksa metodologi dan perspektif kedua mufassir dalam memahami konsep Ar-Rahman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Tafsir Al-Misbah maupun Tafsir Ibnu Katsir menekankan rahmat dan kasih sayang Allah, namun berbeda dalam pendekatan penafsiran kata Ar-Rahman. Tafsir Al- Misbah memberikan analisis yang lebih kontekstual dan tematik, sedangkan Tafsir lbnu Katsir fokus pada aspek linguistik dan historis kata tersebut. Studi ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang konsep Ar-Rahman dan signifikansinya dalam teologi Islam.
Copyrights © 2025