Industri perikanan Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan salah satu sektor yang menjanjikan adalah perikanan cumi-cumi. Cumi-cumi merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Metode penelitian yang digunakan metode studi kasus, dengan melakukan pengamatan terhadap finansial dari kapal dogol dan kapal bouke-ami yang terdapat di PPP Eretan, Indramayu, serta wawancara terhadap juragan/pengurus kapal. Berdasarkan hasil data di lapangan, nilai investasi kapal dogol sebesar Rp. 312.000.000 dan biaya operasional selama 1 tahun sebesar Rp. 515.455.320 serta penerimaan sebesar Rp. 622.860.000 didapatkan keuntungan sebesar Rp. 107.404.680 dengan pengembalian modal selama 3 (tiga) tahun. Nilai investasi kapal bouke-ami sebesar Rp. 1.200.000.000 dan biaya operasional selama 1 tahun sebesar Rp. 859.446.976 serta penerimaan sebesar Rp. 2.397.741.000 didapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.538.294.024 dengan pengembalian modal selama 1 (satu) tahun. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usaha penangkapan dogol dan bouke-ami di Desa Eretan Kulon dapat dilanjutkan dengan memperhatikan musim tangkapan serta menyesuaikan biaya operasional dengan kebutuhan sehingga tidak terjadi pembengkakan biaya dalam setiap trip operasi penangkapan yang dapat mempengaruhi keuntungan dari usaha penangkapan dogol dan bouke-ami.
Copyrights © 2025