Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan
Vol. 16 No. 2 (2025): MAY 2025

KAJIAN TEKNIK PENANGKAPAN IKAN PADA PERIKANAN LEMURU DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PENGAMBENGAN, BALI, INDONESIA: KAJIAN TEKNIK PENANGKAPAN IKAN PADA PERIKANAN LEMURU DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PENGAMBENGAN, BALI, INDONESIA

Made Mahendra Jaya (Capture Fisheries Study Program, Jembrana Marine and Fisheries Polytechnic, Pengambengan Village, Negara District, Jembrana Regency, Bali 82218, Indonesia)
Liya Tri Khikmawati (Sidoarjo Marine and Fisheries Polytechnic, Jl. Raya Buncitan Post Box 1, Sedati District, Sidoarjo Regency, East Java, Indonesia)
Rakhma Fitria Larasati (Fishing Technique Study Program, Karawang Marine and Fisheries Polytechnic, Jl. Lingkar Tangjung Pura KM.3, Karangpawitan, Karawang, West Java 41315, Indonesia)
Bagus Sudananjaya (Pengambengan Nusantara Fishing Port, Pengambengan Village, Negara District, Jembrana Regency, Bali 82218, Indonesia)



Article Info

Publish Date
04 May 2025

Abstract

Pengelolaan perikanan dengan pendekatan ekosistem merupakan hal yang sangat penting untuk diterapkan. Pendekatan ini memiliki tujuan untuk mencapai keberlanjutan dan keseimbangan dimensi sosial ekonomi, ekologi, dan tata kelola perikanan yang lebih efektif. Aspek yang dinilai dalam penelitian ini adalah teknik penangkapan ikan. Penilaian tersebut terbagi menjadi enam indikator, yang mencakup metode penangkapan ikan, kapasitas perikanan, selektivitas alat tangkap, modifikasi alat penangkap ikan, kesesuaian ukuran dan fungsi kapal, serta awak kapal perikanan yang telah tersertifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai status sumber daya perikanan lemuru di Perairan Selat Bali, khususnya terkait teknik penangkapan ikan. Kegiatan penelitian berlangsung di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan dari bulan Maret hingga Juli 2023. Pengumpulan data menggunakan beberapa metode, meliputi wawancara, survei, dan pengambilan sampel ukuran ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator teknik atau metode penangkapan ikan yang bersifat ilegal atau dektruktif memperoleh skor 3, modifikasi dari alat penangkap ikan yang digunakan juga mendapatkan skor 3. Kapasitas perikanan, selektivitas alat tangkap, dan kesesuaian fungsi serta ukuran kapal perikanan yang digunakan berdasarkan dokumen legal masing-masing meraih skor 3, 3, dan 1, sedangkan awak kapal perikanan yang telah tersertifikasi mendapatkan skor 1. Secara keseluruhan, penilaian komposit pada domain teknik penangkapan ikan mencapai 90%, menandakan bahwa telah diterapkan dengan baik prinsip-prinsip Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM).

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jtpk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education Library & Information Science

Description

Tujuan Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan yaitu menyebarluaskan informasi ilmiah tentang perkembangan teknologi perikanan dan kelautan antara lain: teknologi perikanan tangkap, teknologi kelautan, inderaja kelautan, akustik dan instrumentasi, teknologi kapal perikanan, teknologi pengolahan ...