Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi baglog bagi petani jamur tiram. Berdasarkan hasil visitasi ke lokasi mitra, ditemukan bahwa alat press baglog yang digunakan masih bersifat manual dan hanya memiliki satu lubang cetakan. Kondisi ini menyebabkan proses produksi menjadi lambat dan kurang efisien. Oleh karena itu, diperlukan inovasi berupa rancang bangun mesin press baglog otomatis dengan empat lubang agar proses produksi dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan identifikasi kebutuhan dan perancangan mesin. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan, dilakukan pembuatan dan instalasi alat di lokasi mitra. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas alat terhadap peningkatan produksi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi yang signifikan, yakni sebesar 900 persen. Sebelum kegiatan pengabdian, kapasitas produksi mitra hanya mencapai 150 baglog per hari. Setelah penggunaan mesin press otomatis empat lubang, produksi meningkat menjadi 1.400 baglog per hari. Peningkatan ini diharapkan mampu mendukung kemandirian ekonomi petani jamur dan mendorong perkembangan usaha mereka secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025