Artikel ini membahas hambatan guru dalam mengembangkan inovasi dan kreativitas saat menerapkan Kurikulum Merdeka di SDN Telawang 4. Minimnya pembekalan membuat guru kesulitan mengadaptasi metode pembelajaran fleksibel. Penelitian ini bertujuan memahami tantangan tersebut dan mencari strategi agar penerapannya lebih optimal di sekolah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif guna menggali pemahaman mengenai hambatan inovasi dan kreativtas guru saat melaksanakan Kurikulum Merdeka di SDN Telawang 4. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah serta melalui dokumentasi.. Temuan penelitian ini mengungkap bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDN Telawang 4 masih menemui berbagai tantangan, terutama minimnya pelatihan guru. Untuk efektivitasnya, diperlukan pelatihan interaktif, pendampingan intensif, akses sumber belajar yang luas, dan kolaborasi guru. Keberhasilannya bergantung pada kesiapan tenaga pendidik serta dukungan sekolah, pemerintah, dan komunitas pendidikan secara komprehensif.
Copyrights © 2025