Kiai tetap memiliki peran sentral di zaman modern. Modernisasi tidak bisa merubah posisi kiai sebagai sosok yang memiliki peran sentral khususnya di pesantren, sekaligus sebagai penciri pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berasaskan nilai nilai Islami. Pendekatan kualitatif Fenomenologis digunakan sebagai upaya memperoleh data, dan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Sumber data didapat dari kiai, ketua pondok, pengurus, serta santri. Berdasarkan hasil penelitian, Peran kiai di Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an Tlanakan sangat sentral dalam membentuk perilaku sosial santri. Peran sentral tersebut ditunjukkan pada empat aspek; sebagai pemberi ilmu agama, sebagai suri tauladan yang baik dalam membentuk perilaku santrinya, penentu kebijakan di pesantren, dan pembimbing dalam memecahkan masalah santri
Copyrights © 2025