Latar belakang masalah penelitian ini yaitu kurangnya kemampuan siswa untuk bekerjasama dalam pembelajaran. Hal ini terjadi disebabkan karena guru cenderung menggunakan metode diskusi dalam pembelajaran sosiologi, namun proses pembelajaran dengan cara kerja kelompok pada metode diskusi tidak berjalan semestinya, dimana siswa harusnya memiliki sifat kerjasama dengan temannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model role playing untuk meningkatkan kerjasama siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan model dua siklus oleh Kemmis dan McTaggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori belajar humanistik oleh Carl R. Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan kerjasama siswa dengan penerapan model role playing yaitu pada siklus I pertemuan pertama persentase peningkatan kerjasama memperoleh 32,64 % pada pertemuan pertama, 42,11 % di pertemuan kedua. Pada siklus II memperoleh 65 % pada pertemuan pertama, 76,70 % pada pertemuan kedua. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa adanya penerapan model role playing dapat meningkatkan kerjasama siswa.
Copyrights © 2025