Implementasi pendidikan akhlak di Madrasah Ibtidaiyah menjadi semakin penting dalam konteks Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi dan penguatan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam pelaksanaan pendidikan akhlak di tingkat dasar madrasah, khususnya dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari literatur akademik, regulasi kurikulum, serta studi-studi terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi pendidikan akhlak meliputi kesiapan guru, keterbatasan materi kontekstual, serta kurangnya integrasi nilai akhlak dalam pembelajaran tematik. Meskipun demikian, terdapat peluang signifikan seperti fleksibilitas Kurikulum Merdeka, dukungan digitalisasi pendidikan, dan semakin besarnya perhatian terhadap pendidikan karakter dalam kebijakan nasional. Pembahasan dalam penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan lingkungan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai akhlak secara menyeluruh. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan penguatan peran guru sebagai teladan menjadi strategi utama yang perlu dikembangkan. Kesimpulannya, pendidikan akhlak di Madrasah Ibtidaiyah harus diimplementasikan secara terintegrasi, kontekstual, dan berkesinambungan agar mampu mencetak generasi yang berkarakter mulia dan siap menghadapi tantangan zaman.
Copyrights © 2025