Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur dan implikatur dalam bahasa komunitas remaja masjid pada generasi muda dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang berupa wawancara kuisioner dan disebarkan kepada remaja masjid melalui media sosial WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka sering menggunakan bahasa santai namun tetap sopan, dengan banyak sindiran halus dan strategi komunikasi yang menjaga keharmonisan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bahasa dan komunikasi dalam komunitas keagamaan.
Copyrights © 2025