Maraknya kasus bullying, kekerasan, pornografi, pornoaksi, dan rasisme di kalangan anak-anak sering kali dipengaruhi oleh tontonan yang mereka akses secara acak di platform digital. Hal ini menjadi latar belakang diadakannya edukasi literasi digital dan internet ramah anak untuk ibu-ibu PKK Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar, guna memberikan pemahaman tentang konten yang tidak seharusnya dikonsumsi anak-anak, seperti elsagate. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar ibu-ibu PKK dapat mengontrol penggunaan gadget anak-anak mereka dengan bijak. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa ibu-ibu yang sebelumnya tidak familiar dengan istilah elsagate kini lebih memahami konsep tersebut. Mereka juga dapat menyebarkan informasi ini kepada orang lain di sekitar mereka dan lebih aktif mengawasi tontonan anak-anak. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK mendapatkan manfaat berupa peningkatan komunikasi terbuka dengan anak, edukasi mengenai risiko dan manfaat internet, serta pemantauan penggunaan internet oleh anak. Evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai konten elsagate dan internet ramah anak. Meskipun ada beberapa perbaikan yang diperlukan, program ini dapat dianggap berhasil dan berdampak positif, dengan rencana pengembangan kegiatan lanjutan untuk memperkuat pemahaman lebih lanjut di komunitas.
Copyrights © 2025