Kekerasan seksual merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak luas dalam kehidupan sosial dan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang terintegrasi dengan pendekatan Social Emotional Learning (SEL) dalam merespons isu kekerasan seksual, serta keterkaitannya dengan tujuan SDGs 5 (Kesetaraan Gender) dan SDGs 16 (Keadilan dan Perdamaian). Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi IPS dan SEL mampu meningkatkan kesadaran gender, empati sosial, dan sikap anti-kekerasan pada peserta didik. IPS memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran sosial peserta didik melalui penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Implikasi dari hasil kajian ini mendukung pentingnya reformasi kurikulum yang responsif terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan.
Copyrights © 2025