Kecamatan Sajingan Besar ditempati oleh mayoritas etnis suku Dayak, dengan sub suku Dayak Salako. Kearifan lokal suku Dayak Salako sangat majemuk salah satunya Ba"™Ae"™ (gotong royong). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan partisipasi petani dalam kearifan lokal Ba"™Ae"™ berupa kegiatan pembukaan ladang/penebangan pohon, pembakaran ladang, sanitasi ladang, penanaman benih/menuggal, penyiangan rumput, dan pemanenan oleh sub suku Dayak Salako dengan Produksi Padi Ladang, Penelitian mengunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh pendekatan kualitatif, penelitian dilakukan di Desa Sanatab dan Desa Sungai Bening yang ada di Kecamatan Sajingan Besar dengan jumlah responden sebanyak 44 orang dengan waktu penelitian kurang lebih satu bulan, analisis data yang digunakan adalah Uji Chi-Square dengan dibantu software SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) pada karakteristik, usia petani berada pada rentang 31-60 (84%), jenis kelamin didominasi oleh laki-laki (59%), tingkat pendidikan lebih banyak tidak tamat SD (55%), pengalaman usahatani diatas 20 tahun (93%) dengan luas lahan lahan rata-rata 0.5-1 Ha (80%); 2) pembukakaan ladang, pembakaran ladang, penanaman benih, pemanenan padi berada pada kategori tinggi sementara itu sanitasi ladang, penyiangan rumput berada pada kategori sedang. Secara keseluruhan partisipasi petani dalam produksi padi ladang tidak terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi petani dengan cara Ba"™Ae"™ oleh sub suku Dayak Salako dengan produksi padi ladang.
Copyrights © 2025