Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan dan implementasi video pembelajaran animasi kartun untuk siswa SD. Tujuannya adalah mengevaluasi proses pengembangan media, menilai kelayakannya, dan mengetahui respons siswa. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model 4D yang mencakup tahap define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), namun tanpa disseminate (penyebaran). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran angket. Media pembelajaran yang dikembangkan melewati serangkaian pengujian, mulai dari evaluasi para ahli hingga uji coba di lapangan dengan melibatkan 19 siswa kelas V SD. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian yang sangat baik, dengan rincian: validasi ahli media mencapai 95% (kategori sangat valid), penilaian ahli materi sebesar 90% (kategori sangat valid), dan tingkat respons pengguna sebesar 84,99% (kategori sangat praktis). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa video animasi kartun terbukti praktis sebagai media pembelajaran IPAS, terutama untuk materi Ekosistem dan Rantai Makanan.
Copyrights © 2025