Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aspek motorik halus anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangan kombinasi model Project Based Learning dan metode Montessori (Practical Life) dengan media 3d paper sewing pada anak kelompok A TK Kristen Betlehem Banjarmasin. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya stimulasi terhadap kemampuan motorik halus anak dalam koordinasi mata dan tangan. Penelitian mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok A. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aktivitas guru, aktivitas anak, dan perkembangan motorik halus anak. Aktivitas guru meningkat dari 66% (Cukup Baik) pada pertemuan pertama menjadi 100% (Sangat Baik) pada pertemuan ketiga. Aktivitas anak meningkat dari 50% (Cukup Aktif) menjadi 100% (Sangat Aktif). Perkembangan motorik halus anak meningkat dari 40% (Mulai Berkembang) menjadi 100% (Berkembang Sangat Baik). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi model pembelajaran yang diterapkan efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini, khususnya dalam koordinasi mata dan tangan.
Copyrights © 2025