Kebutuhan daging yang meningkat menyebabkan penurunan persediaan sapi, salah satunya akibat inbreeding yang berdampak pada pertumbuhan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara dimensi tubuh dan umur sapi Bali betina. Dilaksanakan pada Maret - April di Kelompok Tani Maju, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 22 ekor sapi Bali betina dengan umur yang berbeda. Variabel yang diamati meliputi umur, dimensi tubuh, dan bobot badan, dengan analisis menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umur 2-4 tahun, korelasi tertinggi antara umur dan lingkar dada 0,85, sedangkan terendah antara umur dan panjang badan 0,39. Pada umur 4,5-7 tahun, korelasi tertinggi terdapat antara umur dan panjang badan 0,88, sedangkan yang terendah antara umur dengan tinggi badan -0,55. Korelasi positif lebih dominan, meskipun beberapa negatif muncul pada umur tertentu. Disimpulkan bahwa dengan bertambahnya umur maka bobot semakin meningkat dan dimensi tubuh semakin menurun.
Copyrights © 2025