Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara kesadaran sosial dan fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z pengguna aktif media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif dan purposive sampling pada 72 responden berusia 15–24 tahun yang aktif menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, WhatsApp, dan Twitter/X. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden aktif mengikuti isu sosial di media sosial, namun tingkat keterlibatan dalam menyuarakan isu tersebut masih relatif rendah. Fenomena FOMO ditemukan berperan dalam memotivasi interaksi sosial namun juga menimbulkan kecemasan dan tekanan psikologis. Media sosial berperan penting dalam meningkatkan kesadaran sosial Generasi Z, meskipun penggunaannya perlu disertai literasi digital dan pengendalian diri. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa media sosial memiliki dampak ganda bagi Generasi Z, dapat menjadi alat pemberdayaan maupun sumber stres, sehingga diperlukan strategi edukasi untuk mengoptimalkan manfaatnya dan mengurangi dampak negatif FOMO. Kata Kunci : Generasi Z, Kesadaran Sosial, Fear Of Missing Out (FOMO), Media Sosial
Copyrights © 2025