Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran fikih ibadah yang diterapkan pada anak tunanetra di SLB N Purbalingga. Anak tunanetra memiliki hambatan khusus dalam menerima informasi, sehingga metode pembelajarannya juga harus disesuaikan agar materi fikih ibadah dapat dipahami dan diamalkan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam pembelajaran fikih ibadah meliputi metode ceramah, metode tanya jawab, metode hafalan, metode praktik, metode demonstrasi, metode penugasan dan metode pembiasaan. Penggunaan metode ini dilakukan secara adaptif (menyesuaikan kondisi peserta didik) dan multisensorial (menggunakan lebih dari satu indra seperti pendengaran dan perabaan) sangat penting dalam mengajarkan fikih ibadah kepada anak tunanetra.
Copyrights © 2025