Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persaingan intensif di industri e-commerce Indonesia, dengan fokus pada Lima Kekuatan Porter dan pendekatan Market-Based View (MBV). Studi ini mengeksplorasi dinamika persaingan di dalam platform e-commerce Business to Business, Business to Consumer, dan Consumer to Consumer seperti Bukalapak, Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Secara spesifik, E-commerce enabler, yang menyediakan berbagai layanan pendukung bisnis e-commerce, menjadi subjek utama penelitian karena pertumbuhan signifikan yang didukung oleh pendanaan investor. Melalui analisis Lima Kekuatan Porter, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persaingan, seperti kekuatan pemasok dan pembeli, ancaman produk pengganti, serta potensi pendatang baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan e-commerce enabler dapat membantu brand dalam meningkatkan posisi kompetitifnya di pasar dengan strategi pemasaran kreatif, pemantauan pesaing, dan inovasi produk. Kesimpulannya, pemahaman yang mendalam tentang lingkungan kompetitif dan kolaborasi dengan e-commerce enabler penting untuk mempertahankan keunggulan bersaing di industri e-commerce yang dinamis.
Copyrights © 2025