Danau Rana Mese adalah salah satu danau terbesar di Indonesia, khususnya Indonesia bagian Timur, kawasan ini menjadi objek wisata alam yang memiliki potensi besar namun pengembanganya belum sepenuhya menjadi objek wisata yang luar biasa, ini disebabkan karena belum adanya fasilitas-fasilitas penunjang seperti penginapan dan Danau Rana Mese adalah kawasan hutan lindung, sehingga dalam pembangunanya harus mempertimbangkan ekosistem yang ada didalamnya.. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung di lapangan dan dengan wawancara langsung dengan responden untuk memberikan penilaian terhadap keindahan potensi wisata dan untuk memberikan penilaian terhadap fasilitas – fasilitas yang ada sebelumnya di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas yang ada di Danau Rana Mese belum sepenuhnya lengkap. Oleh karena itu, perancangan fasilitas penginapan berupa Villa Resort di objek wisata Danau Rana Mese ini menerapkan tema Arsitektur Berkelanjutan yaitu merancang bangunan tidak permanen dengan menggunakan bahan alam, sehingga fasilitas yang dibangun seperti: tempat penginapan dan kantor pengelola serta beberapa fasilitas penunjang misalnya cafetaria, laundry, gudang, wc umum dan gajebo terkesan menyatu dengan alam. Selain itu, penerapan tema Arsitektur Berkelanjutan pada Site yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan lahan serta tidak merubah bentuk dan vegetasi yang sebelumnya ada pada Site.
Copyrights © 2025