Hubungan antara orang tua dan anak merupakan sebuah fenomena sosiologi yang menarik. Keluarga merupakan sebuah institusi sosial yang paling pertama hadir dan dapat membentuk kepribadian seorang individu dalam berperilaku di masyarakat luas. Aspek fisik yang tumbuh sebagaimana mental anak terbentuk dapat dikaitkan dengan gizi, tempat tinggal, dan pola asuh kedua orang tua. Tentunya, perkembangan zaman turut menghadirkan ilmu-ilmu baru kepada para orang tua guna mendidik anak-anaknya. Dalam hal ini, tidak menutup kemungkinan adanya perbedaan mencolok antara cara didik terhadap anak yang memiliki kebutuhan berbeda, seperti pada anak laki-laki dan anak perempuan yang tentunya menjadi penting untuk melihat garis pemisah yang mendeskripsikan perbedaan krusial tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan didukung dengan pendekatan kuantitatif melalui survei langsung berdasarkan pengisian kuesioner oleh warga sekitar, khususnya para orang tua yang memiliki anak laki-laki dan anak perempuan di wilayah terkait. Temuan atas penelitian ini menekankan pada pemahaman bagi seorang anak dalam melihat peran orang tuanya atas pembentukan kepribadian mereka sebagai aktor masyarakat, dimana orang tua maupun anak yang saling berkecimpung pada kelompok-kelompok sosial dapat menemukan kualitas yang setara.
Copyrights © 2025