Perundungan dapat menjadi masalah nyata dalam lingkungan pendidikan yang memengaruhi keamanan dan kesejahteraan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen program pencegahan perundungan berbantuan aplikasi "Ali Topan" dalam meningkatkan iklim keamanan di SDN Sawah Besar 01 Kota Semarang. Studi ini berfokus pada empat aspek utama manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi "Ali Topan" telah membantu sekolah dalam mendeteksi dan menangani kasus perundungan dengan lebih efektif melalui pelaporan digital yang cepat dan transparan. Selain itu, kepala sekolah memainkan peran strategis dalam mengoordinasikan kebijakan anti-perundungan dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Hasil analisis juga menunjukkan peningkatan skor raport mutu pendidikan dalam aspek iklim keamanan sekolah dari tahun 2022 ke 2024. Faktor keberhasilan implementasi program ini meliputi dukungan kebijakan sekolah, keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, serta pemanfaatan teknologi sebagai alat intervensi yang inovatif. Studi ini menyarankan pengembangan lebih lanjut fitur aplikasi untuk meningkatkan efektivitas intervensi berbasis data dalam mengatasi perundungan di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2025