Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis digital branding yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi melalui akun Instagram resmi @diskominfo_sukabumikota. Media sosial dipilih sebagai objek kajian karena memiliki peran signifikan dalam membentuk citra dan komunikasi digital publik di era teknologi informasi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta mengacu pada teori digital branding yang dikemukakan oleh David Aaker. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap unggahan akun Instagram selama periode Januari hingga Juni 2025 serta wawancara dengan staf Pranata Humsa Ahli Muda di Diskominfo Kota Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @diskominfo_sukabumikota berhasil memanfaatkan berbagai bentuk konten visual seperti infografis, reels, ilustrasi animasi, dan klarifikasi hoaks sebagai sarana penyampaian pesan publik yang menarik dan mudah dipahami. Interaksi yang dilakukan melalui balasan komentar dan pesan langsung mencerminkan adanya komunikasi dua arah yang partisipatif. Ini tidak hanya meningkatkan citra positif lembaga, tetapi juga memperkuat fungsi Instagram sebagai media literasi digital pemerintah daerah. Dengan pendekatan yang informatif dan komunikatif, Diskominfo Kota Sukabumi mampu membangun kepercayaan serta keterlibatan masyarakat secara aktif dalam proses komunikasi publik berbasis digital.
Copyrights © 2025