Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi proses dalam model guided discovery learning terhadap hasil belajar di SMP Negeri 2 Lubuk Basung. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui rancangan non-equivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes berupa soal pilihan ganda dan instrumen non-tes berupa lembar keterlaksanaan pembelalajaran. Analisis instrumen tes menggunakan uji statistik berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan n-gain sementara instrumen non-tes dianalisis dengan menghitung rerata nilai keterlaksanaan sebagai indikator pelaksanaan proses pembelajaran. Berdasarkan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran berdiferensiasi proses dalam model guided discovery learning diperoleh rerata presentase keterlaksanaan sebesar 94,4%. Berdasarkan uji hipotesis n-gain diperoleh nilai thitung ? ttabel yaitu 2,26 ? 2,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi proses dalam model guided discovery learning berpengaruh signifikan dan dapat meningkatkan hasil belajar dibandingkan dengan metode konvensional di SMP Negeri 2 Lubuk Basung.
Copyrights © 2025