Pesatnya perkembangan teknologi informasi di era digital telah membawa tantangan besar bagi pendidikan, terutama dalam membentuk karakter peserta didik. Anak-anak dan remaja kini tumbuh dalam lingkungan yang instan dan terbuka terhadap berbagai pengaruh, sehingga nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi mulai mengalami pergeseran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang berkarakter, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi guru meliputi integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, keteladanan guru sebagai model perilaku, penciptaan suasana kelas yang kondusif dan bernuansa spiritual, serta kolaborasi aktif dengan orang tua dan masyarakat. Pendekatan ini mencerminkan pentingnya peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan sosial siswa. Penelitian ini menekankan bahwa pendidikan karakter memerlukan sinergi antara pendekatan instruksional, kontekstual, dan afektif yang didukung oleh kerja sama antara sekolah, keluarga, dan komunitas. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi para pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang program pendidikan karakter yang kontekstual, aplikatif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025