Beragam uapaya dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa, salah satunya melalui model pembelajaran LIMITT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran LIMITT dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test post-test digunakan untuk menguji perbedaan kemampuan literasi matematika siswa sebelum dan setelah penerapan model LIMITT. Instrumen utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes literasi matematika yang terdiri dari pre-test dan post-test, yang mengukur kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika, berpikir analitis, dan menerapkan konsep matematika dalam situasi kehidupan nyata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi matematika siswa setelah penerapan model LIMITT, dengan nilai rata-rata post-test 85,19 lebih tinggi dibandingkan dengan pre-test 78. Hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test (p < 0,001), yang menegaskan bahwa penerapan model LIMITT efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa. Model LIMITT mampu membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan menerapkan matematika dalam konteks dunia nyata, sehingga meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi matematika. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa pendekatan pembelajaran berbasis literasi matematika berpikir tingkat tinggi dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa secara signifikan.
Copyrights © 2025