Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk koneksi matematis internal dan eksternal serta kendala yang dihadapi peserta didik dalam membangun koneksi antara konsep matematika dan kehidupan sehari-hari melalui aktivitas Math Trail. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek empat peserta didik kelas IX SMP Laboratorium Universitas Pattimura yang dipilih berdasarkan prestasi akademik. Data dikumpulkan melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dapat membangun koneksi matematis internal, terutama dalam memahami konsep kesebangunan melalui pengukuran dan perbandingan objek nyata. Koneksi eksternal juga mulai terlihat, meskipun belum sepenuhnya berkembang secara konsisten. Adapun kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan alat ukur, kesulitan visualisasi objek tiga dimensi, dan pengaruh faktor eksternal seperti cuaca dan waktu pelaksanaan. Pembelajaran melalui aktivitas Math Trail terbukti memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman matematika yang kontekstual, terutama jika didukung oleh perencanaan yang baik dan lingkungan belajar yang mendukung.
Copyrights © 2025