Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Penggunaan obat antihipertensi jangka panjang sering menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif pengobatan berbasis herbal. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa) yang diketahui mengandung senyawa aktif seperti kurkuminoid dan flavonoid yang bersifat antihipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak Temu Ireng dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan selama periode tertentu.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok yang diberikan ekstrak Temu Ireng dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Penurunan tekanan darah ini diduga akibat aktivitas senyawa aktif Temu Ireng yang bekerja sebagai antioksidan dan vasodilator.Kesimpulan: Pemberian ekstrak rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa) berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, sehingga dapat digunakan sebagai terapi alternatif yang alami dan relatif aman.
Copyrights © 2024