Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transaksi digital terhadap fee based income pada sektor perbankan syariah di Indonesia, dengan fokus pada Bank Umum Syariah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan signifikan dalam perilaku nasabah serta transformasi digital yang terus berkembang di industri keuangan. Dalam konteks bank syariah, transaksi digital menjadi salah satu sumber utama pendapatan non-bunga yang sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus pada Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai salah satu entitas terbesar dalam industri ini. Data yang digunakan berupa data sekunder dari laporan keuangan tahunan dan data primer melalui survei terhadap nasabah. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel transaksi digital terhadap fee based income. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan fee based income. Layanan seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS Syariah terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan berbasis biaya. Temuan ini menegaskan pentingnya investasi dalam teknologi digital dan inovasi layanan untuk mendukung keberlanjutan pendapatan bank syariah di era digital.
Copyrights © 2025