Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan tugas dan fungsi protokoler pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas tugas protokoler ditentukan oleh kejelasan struktur kerja, kompetensi teknis dan sosial petugas, serta koordinasi lintas unit kerja. Namun demikian, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan personel, sarana-prasarana yang belum memadai, dan perubahan agenda mendadak. Penelitian ini merekomendasikan perlunya SOP lokal yang adaptif, pelatihan keprotokolan yang berkelanjutan, serta digitalisasi sistem koordinasi dan dokumentasi. Temuan ini menegaskan pentingnya peran strategis protokoler sebagai representasi profesionalisme dan citra institusi pemerintah daerah.
Copyrights © 2025