Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari beberapa tahapan yakni, yang pertama heuristik pada tahap ini peneliti mencari dan mengumpukan data dengan melakukan wawancara ke pihak-pihak yang mengetahui tentang kajian yang akan diteliti. Kedua kritik sumber untuk menganalisis secara kritis sejauh nama sumber tersebut bisa dipercayah. ketiga interprestasi peneliti melakukan interprestasi atau penafsiran. Hasil dalam penelitian ini menyatakan bahwa, 1). latar belakang kehidupan Sanda Salurante merupakan salah seorang anak petani dari bapak Salurante dan Ibu Mani’, yang dibesarkan di sebuah kampung di Desa Tadongkon dan kemudian menjadi Tokoh pejuang daerah. 2). latar belakang munculnya DI/TII di Tana Toraja adalah untuk mengislamkan seluruh masyarakat Toraja agar lebih mudah menguasai daerah Toraja. Dengan harapan lebih mudah menguasai daerah Toraja dan menjadikannya sebagai daerah pertahanan angkatan udara. 3). proses perlawanan Sanda Salurante dalam mempertahankan Tana Toraja dari gerakan DI/TII dimulai dengan menggalang seluruh masyarakat Toraja dalam melakukan perlawanan kembali kepada pasukan DI/TII dengan bergerilya. 4). Dampak perlawanan Sanda Salurante dalam mempertahankan Tana Toraja dari penguasaan DI/TII adalah banyaknya kerugian yang dialami oleh masyarakat Toraja, seperti: kehilangan rumah dan tempat tinggal akibat dibakar, dan Tongkonan mereka juga habis dibakar oleh pasukan Andi Sose’.
Copyrights © 2025