Attoriolong
Vol 23, No 1 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah

Balla Lompoa: Istana Peninggalan Kerajaan Marusu di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, 1963-2022.

Muallimah, Munadyatul (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2025

Abstract

Balla Lompoa Marusu merupakan istana peninggalan Kerajaan Marusu, salah satu kerajaan tertua yang pernah ada di Kabupaten Maros. Balla Lompoa ini dulunya digunakan sebagai kediaman Raja beserta keluarganya dan juga sebagai pusat dilangsungkannya seluruh aktivitas kerajaan sampai dengan saat ini masih digunakan sebagai pusat berlangsungnya upacara adat dari kakaraengang marusu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahap yaitu: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang pembangunan Balla Lompoa Marusu yaitu untuk digunakan sebagai tempat tinggal Raja dan juga sebagai tempat berlangsungnya seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Kerajaan Marusu. Balla Lompoa Marusu pada masa kerajaan difungsikan sebagai kediaman Raja beserta keluarganya hingga saat ini ditinggali oleh Pemangku Adat Kakaraengang Marusu serta menjadi tempat dilangsungkannya Upacara Adat yang sudah dilakukan sejak masa Kerajaan Marusu, difungsikan juga sebagai tempat untuk dilakukannya musyawarah, dan tempat menyimpan benda-benda peninggalan kerajaan. Dalam perkembangannya, setelah Maros secara resmi menjadi Kabupaten pada tahun 1960 maka Kerajaan Marusu kemudian berubah menjadi Kakaraengang dan tidak lagi berbentuk kerajaan, untuk terus meneruskan kegiatan yang sudah ada dan dilangsungkan sejak masa kerajaan serta untuk menjaga istana Balla Lompoa maka kemudian mulai ditunjuk seorang Pemangku Adat sejak tahun 1963. Balla Lompoa Kakaraengang Marusu semakin diketahui secara lebih luas setelah mulai dibuka untuk umum ditahun 2013,  dan mulai mengalami renovasi ditahun yang sama. Balla Lompoa Marusu pernah ditutup untuk umum ditahun 2020-2021 dikarenakan adanya pandemi covid-19 yang juga berdampak pada aktivitas adat yang dilakukan secara lebih tertutup

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Attoriolong

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Attoriolong diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM. Jurnal Attoriolong memuat tulisan yang terkait dengan Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan. dipublikasikan dua kali dalam setahun, pada bulan Januari dan ...