Media Gizi Pangan
Vol 32 No 1 (2025): Juni 2025

DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN FLAVONOID MOCASIA DENGAN SUBSTITUSI TALAS DAN EKSTRAK BUNGA TELANG SEBAGAI ALTERNATIF MENCEGAH KANKER PAYUDARA: Acceptance Rate and Flavonoid Content of Mocasia with Taro Substitution and Butterfly Pea Extract as an Alternative for Breast Cancer Prevention

Suci F, Putri Anugrah (Unknown)
Kartini B, Thresia Dewi (Unknown)
Chaerunimmah (Unknown)
Agung, Permana (Unknown)
Asikin, Hijrah (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jun 2025

Abstract

Pangan fungsional merupakan pangan yang kaya zat gizi sehingga dapat dimanfaatkan untuk mencegah berbagai jenis penyakit seperti kanker yang menjadi salah satu penyakit tidak menular di Indonesia. Mocasia (Mochi Colocasia Esculenta) dengan substitusi talas dan ekstrak bunga telang menjadi produk alternatif mencegah kanker payudara. Jenis penelitian pra eksperimen dengan desain one shot study case. Daya terima dinilai dengan uji organoleptik pada 50 panelis tidak terlatih. Kandungan flavonoid diuji menggunakan metode Spektrofotometri Uv-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi talas tidak berpengaruh nyata terhadap daya terima dari aspek warna (ρ=0,312), rasa (ρ=0,084), tekstur (ρ=0,067) dan aroma (ρ=0,383). Kandungan flavonoid meningkat secara signifikan pada setiap perlakuan dari hasil uji statistik One Way Anova (ρ=0,000) yang artinya formulasi talas berpengaruh nyata pada uji kandungan flavonoid. Formula terpilih berdasarkan hasil perbandingan eksponensial pada penelitian ini adalah F1 (Talas 60%). Disarankan dalam pembuatan mocasia selanjutnya agar meneliti zat gizi makro dan mikro lainnya dan mengembangkan produk mocasia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

megiz

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

Media Gizi Pangan is a scientific periodic journal published by the Makassar Ministry of Health Poltekkes since 2005, with pISSN 1858-4608 and eISSN 2622-6480. Media Gizi Pangan is published twice a year, namely January-June and July-December. Media Gizi Pangan accepts scientific writing in the form ...